Example floating
HeadlineHukrim

Janji Manis, Berujung Tangis! Hati-hati Adopsi Hewan dari Akun TikTok @Wahyu Bakoel Kewan!

84
×

Janji Manis, Berujung Tangis! Hati-hati Adopsi Hewan dari Akun TikTok @Wahyu Bakoel Kewan!

Sebarkan artikel ini
Scrensot Akun tikto @wahyu bakoel kewan.
banner 600x70

GRESIK, Swaranetizen.com – Bagi pecinta hewan, keinginan untuk mengadopsi satwa lucu sering kali membuat hati berbunga-bunga. Namun, kegembiraan itu bisa berubah menjadi kekecewaan mendalam bila bertemu penjual yang tidak jujur. Itulah yang dialami oleh seorang warga Jawa Timur yang berniat mengadopsi seekor monyet jenis monpai.

Awalnya, semua terlihat meyakinkan. Dari proses pemesanan hingga transaksi, penjual tampak ramah dan meyakinkan. Pembeli pun diberi dua pilihan monpai, satu berwarna kuning agak gelap dengan harga Rp850 ribu, dan satu lagi berwarna kuning terang, masih anakan, seharga Rp1 juta. Sang pembeli memilih yang terakhir, karena sesuai keinginannya sejak awal.

“Waktu itu sempat dikirim video, katanya itu monpai pesanan saya. Karena mirip, saya langsung mengiyakan. Apalagi saya sudah terlanjur senang,” ungkap pembeli kepada Swaranetizen.com, Senin (22/9/2025).

Namun, kegembiraan itu hanya bertahan dua hari. Monpai yang dibawanya pulang ternyata menunjukkan sifat yang berbeda. Hewan tersebut tampak lebih dewasa, galak, dan suka menggigit. Barulah ia sadar bahwa monpai yang diterima tidak sesuai dengan pesanan.

“Janggalnya makin terasa. Usianya jelas tidak sama dengan contoh awal. Saat saya tanyakan, penjual hanya menjawab singkat, ‘Kan sudah saya videokan sebelumnya,’” keluhnya.

Rasa kecewa itu semakin dalam ketika ia mencoba meminta penjelasan lebih lanjut. Alih-alih memberi jawaban yang masuk akal, penjual justru berbelit-belit dan terkesan menghindar.

Penelusuran mengungkap, penjual tersebut tinggal di Perumahan Graha Mutiara Indah, Blok A10 No.07, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Ia juga aktif berjualan hewan melalui akun TikTok bernama @Wahyu Bakoel Kewan.

Kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat, khususnya pecinta satwa, agar tidak mudah tergiur janji manis penjual. Pastikan selalu memeriksa kondisi hewan secara langsung, mencocokkan dengan kesepakatan awal, serta berhati-hati terhadap oknum penjual yang tidak transparan.

Sebab, niat baik mengasihi hewan bisa berubah menjadi penyesalan mendalam jika salah memilih tempat adopsi.

Redaksi Swaranetizen.com
Untuk klarifikasi, laporan, dan pengaduan publik, hubungi: redaksi@swaranetizen.com
Masyarakat juga dapat menyampaikan testimoni, bukti, atau informasi tambahan melalui email.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *