Example floating
HeadlinePemerintah & PolitikPeristiwa

Hadiah Tanah Karnaval Bangil 2023 Diduga Fiktif, Pemenang? “Janji Hanyalah Janji”!

31
×

Hadiah Tanah Karnaval Bangil 2023 Diduga Fiktif, Pemenang? “Janji Hanyalah Janji”!

Sebarkan artikel ini
Panitia Karnaval Bangil 2023 saat mengumumkan pemenang dan hadiah utama berupa tanah kavling dari Moeslem Property (kiri baju batik) bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1094. (foto/dialogmasa.com/istimewa)
banner 600x70

JATIM PASURUAN, Karnaval akbar yang digelar di Bangil pada 1 Oktober 2023 lalu kini menuai polemik baru. Acara yang sempat meriah dan dihadiri salah satu bakal calon Bupati Pasuruan, FZ, itu diduga menyimpan skandal di balik janji hadiah yang tak pernah terealisasi.

Karnaval yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1094 tersebut menjanjikan hadiah besar bagi para pemenang. Panitia kala itu mengumumkan enam pemenang, di mana tiga peserta terbaik dijanjikan hadiah utama berupa uang tunai, trofi, serta tanah kavling dari Moeslem Property senilai ratusan juta rupiah, disebut sebagai bentuk “apresiasi prestisius.”

Namun, dua tahun berselang, janji tinggal janji. Hingga Jumat (17 Oktober 2025), para pemenang tak kunjung menerima hadiah yang dijanjikan.

Salah satu pemenang mengaku kecewa berat dan merasa ditipu. Ia telah berulang kali mendatangi pihak yang mengaku sebagai pemilik Moeslem Property, namun selalu pulang dengan tangan kosong.

“Sudah berkali-kali saya datang ke rumahnya. Tapi hasilnya nihil. Janji hanyalah janji,” ujarnya geram.

Tak berhenti di situ, korban bahkan mengungkap bahwa dirinya dimintai sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan pengurusan sertifikat tanah. Namun setelah uang diserahkan, tak ada kejelasan lebih lanjut.

“Setiap kali ditanya lewat WhatsApp, jawabannya berbelit. Datang langsung pun tak pernah bisa ketemu. Selalu banyak alasan dan dalih baru,” tambahnya.

Korban mengaku mengantongi bukti video saat penyerahan uang kepada pihak Moeslem Property di kawasan Bangil. Ia menegaskan siap mempublikasikan rekaman tersebut jika tak ada itikad baik.

“Saya punya buktinya, waktu serah uang di pos ronda depan rumahnya. Kalau masih tak ada niat baik, video itu akan saya viralkan di TikTok dan Facebook,” ancamnya tegas.

Meski enggan membeberkan nominal uang yang diserahkan, korban menegaskan bahwa dirinya hanya menuntut keadilan dan tanggung jawab.

“Saya orang kecil, tapi jangan dipermainkan seperti ini. Sakit hati saya dibuatnya,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Moeslem Property belum dapat dikonfirmasi. Dugaan hadiah fiktif ini pun menjadi sorotan. Terutama karena mencuat di tengah bayang-bayang politik menjelang Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024 lalu. (Soleh)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *