BANDA ACEH, Dewan Pimpinan Pusat Barisan Intelektual Muda Tanah Rencong (DPP BEM-TR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, Rabu (22/10/2025). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap mutasi seorang jaksa bermasalah dari Sumatera Utara ke Aceh.
Menurut informasi yang beredar, jaksa berinisial EA diduga pernah menyalahgunakan kewenangan saat bertugas di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Oknum tersebut disebut-sebut menekan birokrasi di tingkat desa dan ikut mengatur penunjukan rekanan pelaksana kegiatan bimbingan teknis (bimtek) perangkat desa.
Koordinator aksi, Muhammad Syariski, menyatakan bahwa program bimtek seharusnya menjadi sarana peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dana desa. Namun, dalam kasus yang melibatkan EA, program tersebut justru berubah menjadi ajang mencari keuntungan pribadi.
“Bimtek itu mestinya ruang belajar dan peningkatan kapasitas, bukan ladang basah bagi pihak-pihak tertentu. Dugaan penyalahgunaan wewenang oleh EA saat di Sumut dulu menjadi bukti nyata adanya praktik yang menyimpang,” tegas Syariski.
Alih-alih diperiksa secara tuntas, EA justru mendapat promosi melalui mutasi ke Kejaksaan Tinggi Aceh. Penempatan tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 353 Tahun 2025 tanggal 4 Juli 2025 tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan.
Kebijakan itu menimbulkan gelombang penolakan dari berbagai kalangan, termasuk DPP BEM-TR. Mereka menilai keputusan tersebut berpotensi membuka ruang terulangnya kembali praktik penyalahgunaan kekuasaan di Aceh.
“Kami menolak keras penugasan EA di Aceh. Jangan sampai Negeri Para Ulama ini tercemar oleh praktik yang merusak kepercayaan publik. Aceh bukan tempat pencuci dosa,” tegas Syariski.
DPP BEM-TR mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera mengevaluasi dan meninjau kembali keputusan mutasi tersebut. Mereka berharap Kejagung dapat menempatkan pejabat yang berintegritas tinggi di Aceh demi menjaga marwah penegakan hukum di Tanah Rencong.
(rls/red/ops/mi)








