Example floating
HeadlinePemerintah & Politik

KISI 2025 Resmi Dibuka, Pemkab Sidoarjo Tantang Warga Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik

26
×

KISI 2025 Resmi Dibuka, Pemkab Sidoarjo Tantang Warga Hadirkan Inovasi Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
banner 600x70

SIDOARJO, Swaranetizen – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menggelar Kompetisi Inovasi Sidoarjo (KISI) 2025, ajang tahunan yang membuka ruang bagi masyarakat untuk menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik.

Kompetisi yang terbuka untuk umum ini dapat diikuti perorangan maupun kelompok maksimal tiga orang, dengan syarat ber-KTP Sidoarjo. Peserta dipersilakan mengajukan inovasi berupa alat, proses, sistem, prototipe, atau produk (barang/jasa) yang sudah pernah diterapkan.

Pendaftaran dibuka mulai 22 September hingga 19 Oktober 2025 melalui aplikasi SETIA di laman: https://setia.sidoarjokab.go.id/kisi/. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp60 juta, ditambah fasilitas pengajuan hak cipta bagi karya pemenang.

Peluncuran KISI 2025 dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Senin (22/9) pagi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar lomba, melainkan gerakan bersama untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.

“KISI adalah wadah bagi perangkat daerah maupun masyarakat untuk berinovasi. Tujuannya mendekatkan, menyederhanakan, dan mempercepat pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ujar Bupati Subandi.

Menurutnya, di era globalisasi masyarakat menuntut pelayanan publik yang responsif, transparan, dan mudah diakses. Karena itu, cara lama harus ditinggalkan, dan inovasi menjadi keharusan.

“Mari kita jadikan KISI sebagai gerakan melayani lebih baik, lebih cepat, dan lebih dekat. Keberhasilan pemerintah bukan diukur dari apa yang dikerjakan, tapi dari sejauh mana masyarakat merasa dimudahkan dan dilayani sepenuh hati,” tambahnya.

Bupati Subandi juga menekankan bahwa inovasi bukan hanya soal teknologi, melainkan keberanian untuk berpikir berbeda, bertindak cerdas, dan menghadirkan pelayanan prima. Menurutnya, ide terbaik bisa lahir dari desa, kelurahan, sekolah, atau bahkan ruang kerja kecil yang mampu mengubah wajah pelayanan publik Sidoarjo.

“Saya mengajak seluruh ASN, perangkat daerah, hingga masyarakat untuk ikut serta. Buktikan bahwa Sidoarjo bukan hanya tumbuh secara fisik, tapi juga berkembang lewat ide dan gagasan,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sidoarjo Muhammad Ainur Rahman menjelaskan, KISI 2025 merupakan tahun ketiga pelaksanaannya. Ia menyebut, kompetisi ini telah berdampak positif terhadap iklim inovasi di Kabupaten Sidoarjo.

Ada tiga kategori yang dilombakan tahun ini:

1. Inovasi Daerah (khusus perangkat daerah/OPD, kecamatan, puskesmas).

2. Inovasi Teknologi Informasi/Digital.

3. Inovasi Ekonomi, Sosial, Budaya, atau Non-Digital (untuk masyarakat umum, pendidik, tenaga kependidikan, dan pelajar).

Partisipasi masyarakat juga terus meningkat. Pada 2023 tercatat 67 proposal inovasi masuk, sedangkan tahun 2024 melonjak hampir dua kali lipat menjadi 124 proposal.

“Peningkatan ini menunjukkan iklim inovasi di Kabupaten Sidoarjo semakin kondusif. Kami berharap tahun ini partisipasinya lebih luas lagi,” ungkap Ainur.

Dengan peluncuran KISI 2025, Pemkab Sidoarjo berharap semakin banyak lahir ide kreatif yang memberi manfaat nyata dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik untuk masyarakat. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *